K A N G A M E T

Loading

Selamat Datang di Blog ini. Sudah genap 3 minggu saya #dirumahsaja, semoga selalu senantiasa diberikan kesehatan, kemurahan rezeki dan umur yang panjang ,aamiin. Sebagai blogger.. saya menghabiskan waktu dengan mengisi artikel pada setiap blog yang saya miliki. Seperti halnya mencoba mengimplementasikan suatu persoalan kedalam bahasa pemrograman java

Siapa tau output kegabutan saya ini nantinya berfaedah buat kalian yang kuliah jurusan IT

Sekalian meningkatkan skill, mengasah logika , menambah kemampuan intelegensi dalam berfikir maupun menyelesaikan suatu persoalan, karena segala permasalahan jika kita bisa uraikan dalam bentuk algoritma pasti akan terpecahkan

1. Program java untuk memperoleh faktor persekutuan terbesar (FPB)

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int m, n , r ;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.println(“Masukkan m= “);

m = scan.nextInt();

System.out.println(“Masukkan n=”);

n= scan.nextInt();

r= m % n ;

while (r!=0){

m=n;

n=r;

r= m%n;

}

System.out.println (“FPB= “+n);

}

}

Variabel r diatas digunakan untuk menampung hasil sisa bagi dari m/n=r

Hasilnya:

memperoleh faktor persekutuan terbesar

2. Buat program java untuk menampilkan 6 buah baris yang berisi tulisan selamat belajar

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int jum=1;

String ucapan =”Selamat Belajar”;

while (jum<=6){

jum++;

System.out.println(ucapan);

}

}

}

3. Program java untuk menampilkan bilangan ganjil yang terletak antara 1 sampai dengan 10

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil=1;

while (bil<=10){

bil+=2;

System.out.println(bil);

}

}

}

4. Buat program java yang menampilkan deretan 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil=10;

while (bil>=1){

bil-=1;

System.out.println(bil);

}

}

}

5. Buat program java untuk menghitung jumlah seperti berikut 1+2+3+4+5+…+(n-2)+(n-1)+n , dengan n adalah inputan dari keyboard

Source code :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int jum, pencacah, n;

jum= 0; pencacah=1;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.println(“Masukkan n= “);

n=scan.nextInt();

while (pencacah <= n){

jum= jum+pencacah;

pencacah++;

}

System.out.println (jum);

}

}

Source code kalau pake for :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int jum, pencacah, n;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.println(“Masukkan n= “);

n=scan.nextInt();

jum= 0;

for (pencacah=1;pencacah<=n; pencacah+=1){

jum= pencacah+jum;

}

System.out.println (“Hasilnya= “+ jum);

}

}

6. Buat program java untuk menghitung nilai rata-rata dari keseluruhan bilangan dimana program meminta n bilangan bulat inputan keyboard

Source code :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int cacah;

double n, jum , rata2;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.println(“Menghitung rata2 by Helmykediri “);

System.out.println(“Masukkan n= “);

n= scan.nextInt();

jum=0 ; cacah=1;

while (cacah<=n){

System.out.println(“Input cacah ke “+cacah+”= “);

double bil= scan.nextDouble();

cacah++;

jum= jum+bil;

}

//hitung rata-rata

rata2= jum/n;

System.out.println (“Rata-rata= “+

String.format(“%8.2f”, rata2));

} }

Hasilnya:

menghitung nilai rata-rata

7. Buat program yang meminta inputan batas bilangan bulat dari keyboard kemudian menampilkan deret berikut 2 4 7 11 16 22 29 37 46

Source code :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int batas;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan batas= “);

batas= scan.nextInt();

int angka=1, cacah=1;

while (angka<=batas) {

System.out.print(angka+” “);

angka=angka+cacah;

cacah++;

}

} }

Hasil:

2 4 7 11 16 22 29 37

8. Deret pembagian 10 , buat program java untuk menampilkan deret berikut dengan menggunakan struktur pengulangan

100000000

10000000

1000000

100000

10000

1000

100

10

1

Source code :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int angka=10000000;

while (angka >=1){

System.out.println(angka);

angka= angka/10;

}

} }

9. Menampilkan per karakter, buat program java yang mula-mula membaca inputan dari string kemudian menampilkan sebuah karakter dalam string satu persatu

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata;

char karakter;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata= scan.nextLine();

int cacah=0;

karakter= kata.charAt(0);

while (cacah<=karakter){

karakter= kata.charAt(cacah);

cacah++;

System.out.println(karakter);

}

} }

Source code 2 :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata;

char karakter;

int indeks, cacah;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata= scan.nextLine();

cacah= kata.length();

indeks=0;

while (indeks<cacah){

karakter= kata.charAt(indeks);

indeks++;

System.out.println(karakter);

}

} }

Untuk memperoleh jumlah karakter pada string kita menggunakan kata.length(), sementara untuk memperoleh indeks pada char yang dimulai dari 0 kita menggunakan charAt() agar bisa memperoleh posisi indeks setiap perulangan dimana kita menambahkan jumlah indeks+=1 pada setiap giliran

Hasil:

Menampilkan per karakter

10. Membalik string, buat program java yang menerima inputan string dari keyboard kemudian menampilkan kebalikan kata tersebut

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata;

char karakter;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata= scan.nextLine();

int indeks, cacah;

cacah= kata.length();

indeks= cacah-1;

while (indeks >=0){

karakter = kata.charAt(indeks);

System.out.println(karakter);

indeks-=1;

}

} }

Hasilnya:

menampilkan kebalikan kata

11. Menghitung deret 1/2 + 2/3 + 3/4 + … + 9/100 menggunakan for ( untuk … akhir-untuk)

Source code :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil;

double jum=0;

for (bil=1; bil<=99;bil++){

jum=  jum+bil / (bil+1.0);

System.out.println(jum);

}

}

}

Pada pernyataan diatas , angka 1.0 (disertai pecahan) dimaksudkan agar penjumlahan dengan bil+1.0 dilakukan dalam tipe double, kalau hanya di isi 1 maka hasil jum terakhir kali berisi 0.0

12. Menghitung faktorial, buat program java untuk menghitung faktorial dengan n yang didefinisikan

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil, n, hasil;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan faktorial!= “);

n= scan.nextInt();

hasil=1;

for (bil=n; bil>=1;bil–){

hasil= hasil * bil;

}            System.out.println(“!”+n+” = “+hasil);

}

}

Hasilnya:

Menghitung faktorial

13. Bunga Majemuk. Amir menabung sebesar 5juta dan setiap tahun mendapatkan bunga majemuk 7%. Buat program untuk menampilkan uang amir dari akhir tahun pertama hingga akhir tahun ke delapan

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

long tabungan=5000000;

int tahun=1;

for (tahun=1;tahun<=8;tahun++){

long bunga= tabungan * 7/100;

tabungan= tabungan+bunga;

System.out.println(

String.format(“%2d %10d %10d”, tahun, tabungan, bunga));

}

}

}

Hasilnya:

Bunga Majemuk

14. Menampilkan bilangan ganjil yang tidak habis dibagi 5. Tampilkan semua bilangan ganjil yang terletak antara 1 sampai 25 yang tidak habis dibagi 5

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil;

for (bil=1;bil<=25;bil+=2){

if (bil%5!=0){

System.out.print(bil);

}

}

System.out.println(” “);

}

}

15. Menentukan bilangan prima, bilangan prima adalah bilangan yang habis dibagi 1 atau bilangan itu sendiri. Buat program sederhana untuk menentukan bilangan prima atau bukan

Source code 1 :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil, jum;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.println(“Masukkan bilangan bulat positif : “);

bil= scan.nextInt();

jum=0;

for (int i =1;i<=bil;i++)

if (bil%1==0)

jum++;

if (jum==2)

System.out.println(“Bilangan Prima”);

else

System.out.println(“Bukan bilangan prima”);

}

}

Menurut lipschutz dan Poe, khusus untuk menguji bilangan lebih besar daripada 2, bilangan prima bisa di tentukan dengan memeriksa pembagian dari 2 sampai n/2 saja , jika n adalah bilangan yang di uji . Jadi tidak perlu menguji dari 1 sampai dengan n. Berikut programnya

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil, i;

boolean prima;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.println(“Masukkan bilangan bulat positif : “);

bil= scan.nextInt();

if ( bil < 2){

System.out.println (“Masukkan bilangan lebih besar”);

return; // akhiri program

}

prima= true;

for (i=1; i<=bil/2 ; i++){

if (bil%i==0)

prima= false;

break; // keluar dari for

}

if (prima)

System.out.print(“Bilangan Prima”);

else

System.out.println(“Bukan prima”);

}

}

16. Menentukan bilangan pembagi. Buat program java yang meminta inputan dar keyboard kemudian menampilkan semua bilangan yang menjadi faktor pembagi bilangan tersebut. Contoh jika yang di input 12 maka hasilnya berupa 1 2 3 4 6 12

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int bil;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.println(“Masukkan bilangan bulat positif : “);

bil= scan.nextInt();

for (int i=1; i<=bil ; i++)

if (bil%i==0)

System.out.println(i);

}

}

17. Membaca data dari keyboard secara terus menerus sampai nilai terakhir dimasukkan. Program java yang membaca bilangan dari keyboard secara terus menerus sampai nilai -99999 dimasukkan dan kemudian menampilkan nilai terbesar dan rata-ratanya

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

boolean selesai;

int cacah;

double jum, bil, terbesar , rata2;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

selesai=false;

cacah=0;

jum=0;

terbesar=0;

while (selesai==false){

System.out.println(“Bilangan (-99999->selesai)= “);

bil= scan.nextDouble();

if (bil==99999)

selesai=true;

else {

cacah++;

jum=jum+bil;

if (cacah==1)

terbesar=bil;

else

if (bil > terbesar)

terbesar=bil;

}

}

//periksa isi cacah

if (cacah==0)

System.out.println(“Tidak ada data yang dimasukkan”);

else {

rata2= jum/cacah;

System.out.println(“Terbesar= “+terbesar);

System.out.println(“Rata2= “+rata2);

}

}

}

Hasilnya :

Membaca data dari keyboard

18. Menghitung sinus. Sinus x (dalam radian) dapat dihitung dengan pendekatan

Sinx=x-x3/3!+x5/5!+x7/7!+x9/9!..

Implementasikan kedalam program yang menghitung nilai sinus tersebut untuk 10 suku dengan nilai x dimasukkan dari keyboard. Bandingkan hasilnya kalau menggunakan fungsi sin() yang terdapat pada kelas Math

Source:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i, j;

double sinx, x , hasilpangkat , faktorial;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan sudut dalam radian= “);

x= scan.nextDouble();

sinx=x;

for (i=2; i<=10;i++){

//hitung (2i-1)!

faktorial=1;

for (j=2*i-1; j>=1;j–)

faktorial= faktorial*j;

//hitung x pangkat (2i-1)

hasilpangkat=1;

for(j=1; j<=2 * i -1;j++)

hasilpangkat *=x;

//hitung jumlah sampai suku i

if (i%2==0)//genap

sinx= sinx-hasilpangkat/faktorial;

else

sinx=sinx+hasilpangkat/faktorial;

}

System.out.println(“SInx menurut perhitungan= “+ sinx);

System.out.println(“SInx menurut pustaka= “+ Math.sinh(x));

}

}

19. Membuat segitiga dari simbol. Buat segitiga dari simbol bintang dengan tinggi segitiga ditentukan melalui keyboard

Source code :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i , j , tinggi;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan tinggi segitiga= “);

tinggi = scan.nextInt();

for (i=1; i<=tinggi ; i++){

for (j=1; j<=i ; j++)

System.out.print(“*”);

System.out.println();

}

}

}

Hasilnya :

Membuat segitiga dari simbol

20. Membuat Segitiga angka. Buat program yang menampilkan hasil berikut

1

2 6

3 7 10

4 8 11 13

5 9 12 14 15

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i , j , tinggi, bil;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan tinggi segitiga= “);

tinggi = scan.nextInt();

for (i=1; i<=tinggi; i++){

bil=i;

for (j=1; j<=i ; j++) {

System.out.print(

String.format (“%3d”, bil));

bil = bil+tinggi – j;

}

System.out.println();// spasi

}

}

}

Hasilnya:

Membuat Segitiga angka

21. Membuat tabel bilangan. Buat program dimana jumlah baris dan kolom ditentukan dari keyboard. Angka 1 berada pada pojok kiri bawah dan angka terbesar berada pada pojok kanan atas

Tampilannya seperti ini

4 8 12 16 20

3 7 11 15 19

2 6 10 14 18

1 5  9 13 17

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i , j , bil, baris, kolom;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan baris= “);

baris = scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan kolom= “);

kolom= scan.nextInt();

for (i=baris; i>=1; i–){

bil=i;

for (j=1; j<=kolom ; j++) {

System.out.print(

String.format (“%3d”, bil));

bil = bil+baris;

}

System.out.println();// spasi

}

}

}

Hasilnya:

Membuat tabel bilangan

22. Penjumlahan berselang-seling. Buat program java untuk melakukan penjumlahan 1-1/2+1/3-1/4+1/5- … (n)

Sampai suku ke-n dimasukkan melalui keyboard

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i ,n;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan n= “);

n = scan.nextInt();

double jum=1;

for (i=2; i<= n ; i++)

if (i%2==0)

jum= jum-1.0/i;

else

jum= jum+1.0/i;

System.out.println (“Jumlah= “+jum);

}

}

Cara lain yaitu mengabaikan bilangan genap atau ganjil

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i ,n;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan n= “);

n = scan.nextInt();

double jum=1;

double tanda=-1;

for (i=2; i<= n ; i++){

jum= jum+tanda/i;

tanda = -tanda;// ubah tanda

}

System.out.println (“Jumlah= “+jum);

}

}

Hasilnya cek sendiri

23. Menghilangkan satu tanda didepan setiap iterasi. Program java yang membaca string kemudian menampilkan semacam berikut :

Kediri

ediri

diri

iri

ri

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata;

char karakter;

int jum, i , j;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata = scan.nextLine();

jum= kata.length();

for (i=0 ; i < jum; i++){

for (j=i ; j < jum ; j++){

karakter= kata.charAt(j);

System.out.print(karakter);

}

System.out.println();

}

}

}

24. Menghitung jumlah huruf kapital. Buat program yang meminta sebuah kalimat dimasukkan dari keyboard (kombinasi huruf kecil dan kapital) kemudian menampilkan jumlah huruf kapital

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata;

char karakter;

int jum, i ;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata = scan.nextLine();

jum=0;

for (i=0; i<kata.length();i++){

karakter = kata.charAt(i);

if (karakter >= ‘A’ && karakter <= ‘Z’)

jum++;

}

System.out.println(“Jumlah huruf kapital= “+jum);

}

}

Hasil:

hitung jumlah huruf kapital

25. Mengubah huruf. Program yang meminta inputan kalimat dari keyboard kemudian menampilkan masing-masing karakter dengan ketentuan

a) huruf kecil di ubah ke huruf kapital

b) huruf kapital di ubah ke huruf kecil

* Perlu anda ketahui bahwa huruf besar dan huruf kecil (A dan a) memiliki selisi ASCII 32

Source :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata;

char karakter;

int i ;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata = scan.nextLine();

for (i=0; i<kata.length();i++){

karakter = kata.charAt(i);

if (karakter >= ‘A’ && karakter <= ‘Z’)

karakter = (char) ((int) karakter + 32);

else

if (karakter >=’a’ && karakter <= ‘z’)

karakter = (char) ((int) karakter – 32);

System.out.print(karakter);

}

System.out.println();

}

}

Hasil:

ubah ke huruf kapital

26. Deret Fibonacci memiliki nilai suku pertama dan suku kedua berupa 1. Nilai suku-suku berikutnya ditentukan oleh dua suku sebelumnya

Misal : 1 1 2 3 5 8 13

Implementasi source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int fn , fn1 , fn2;

System.out.print(“1 “);

System.out.print(“1 “);

fn1=1; fn2=1;

fn= fn1+fn2;

while (fn<=200){

System.out.print(fn+” “);

fn2=fn1;

fn1=fn;

fn= fn1+fn2;

}

System.out.println();//pindah baris

}

}

27. Menghitung depresiasi. Salah satu metode untuk menghitung depresiasi adalah metode jumlah digit. Sebagai contoh : suatu komputer seharga 150 juta hendak didepresiasi selama 5 tahun. Mula-mula digit tahun dijumlahkan sebagai berikut

jum= 1+2+3+4+5

Berdasarkan hal tersebut maka

* Depresiasi pada tahun pertama = 5/15 x 150 juta = 50 juta

* Depresiasi pada tahun pertama = 4/15 x 150 juta = 40 juta

* Depresiasi pada tahun pertama = 3/15 x 150 juta = 30 juta

* Depresiasi pada tahun pertama = 2/15 x 150 juta = 20 juta

* Depresiasi pada tahun pertama = 1/15 x 150 juta = 10 juta

Buat program yang meminta n biaya dan jumlah tahun, kemudian tampilkan depresiasi pertahun

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

long biaya ;

int i, jum , tahun;

double depresiasi;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan biaya= “);

biaya = scan.nextLong();

System.out.print(“Masukkan Tahun= “);

tahun = scan.nextInt();

jum= tahun* (tahun+1)/2;

for (i=1; i<=tahun; i++){

depresiasi= (tahun+1.0-i)/jum*biaya;

System.out.println(

String.format(“%2d %10.0f”, i, depresiasi));

}

}

}

Tampilannya:

Menghitung depresiasi

28. Buat program untuk menghitung

– 1 + 2 – 3 + 4 – 5…- 99 + 100

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i ,n;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan n= “);

n = scan.nextInt();

double jum=0;

for (i=2; i<= n ; i++)

if (i%2==0)

jum= (n+1)/2+1;

else

jum= (-n)/2;

jum= jum-1;

System.out.println (“Jumlah= “+jum);

}

}

Hasilnya:

- 1 + 2 - 3 + 4 - 5

Bagaimana cara menghitung 1 – 2 + 3 – 4 + 5 – 6 ….

Tinggal dibalik saja operatornya

29. Buat program yang menampilkan hasil output

1 0

2 3

3 8

4 15

5 24

6 35

7 48

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

int i , j , tinggi, bil, s=0, series=0;

Scanner scan = new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan tinggi= “);

tinggi = scan.nextInt();

for (i=1; i<=tinggi; i++){

bil=i;

while(i<10){

System.out.println(bil+” “+series);

series=series+3+s;

i=i+1;

s=s+2;

bil++;

}

System.out.println();// spasi

}

}

}

Hasilnya:

1 0 2 3 3 8 4 15

30. Buat program java yang mengkonversi suata bilangan desimal (1-255) kedalam biner ( 0/1). Dimana bilangan akan dibagi 2 secara terus menerus hingga pembagian dengan angka 1. Hasil biner dibaca dari hasil pembagian dimulai dari yang paling atas menuju ke paling bawah

Source code:

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

// function to convert decimal to binary

static void decToBinary(int n)

{

int[] binaryNum = new int[1000];

int i = 0;

while (n > 0)

{

// storing remainder in binary array

binaryNum[i] = n % 2;

n = n / 2;

i++;

}

for (int j = i – 1; j >= 0; j–)

System.out.print(binaryNum[j]);

}

public static void main(String[] args) {

int n;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan angka desimal= “);

n= scan.nextInt();

System.out.print(“Hasil Biner= “);

decToBinary(n);

System.out.println();

}

}

Hasilnya:

kalkulator desimal ke biner

31. Buat program untuk menentukan poliandrom dimana kata yang apabila dibalik bacanya sama maka paliandrom sementara tidak bukan paliandrom

Sourcode :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String str, lain=”y”;

int kiri, kanan;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

while (lain.equalsIgnoreCase(“y”))

{

System.out.println(“Masukkan kata= “);

str= scan.nextLine();

kiri=0;

kanan=str.length()-1;

while (str.charAt(kiri)== str.charAt(kanan) && kiri < kanan)

{

kiri++;

kanan–;

}

System.out.println();

if (kiri < kanan)

System.out.println(“Bukan paliandrom”);

else

System.out.println(“Ya paliandrom”);

System.out.println();

}

}

} Source code 2 :

package javaapplication7;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication7 {

public static void main(String[] args) {

String kata1, kata2=””;

Scanner scan= new Scanner(System.in);

System.out.print(“Masukkan kata= “);

kata1 = scan.nextLine();

int panjang= kata1.length();

for ( int i= panjang-1; i>=0;i–){

kata2= kata2+kata1.charAt(i);

}

if (kata1.equals(kata2)){

System.out.print(“Ya paliandrom”);

}else {

System.out.print(“Bukan paliandrom”);

}

}

}

Hasilnya:

java poliandrom

Kesimpulan:

Struktur while do while tidak dapat dipecahkan dengan for end for. Contoh jika anda diminta untuk membuat suatu pengulangan yang membaca setiap data dari inputan keyboard sampai data itu benar-benar valid maka persoalan ini tidak dapat dipecahkan hanya dengan for tetapi semua persoalan yang dapat dipecahkan dengan for end for bisa diganti dengan while do while

Memang ada yang mengatakan bahwa pernyataan for dapat digunakan untuk menggantikan while, tetapi sebaiknya tidak menganalogikan hal tersebut dengan struktur algoritma yang berbentuk untuk..akhir..untuk dengan ulang..akhir..ulang , dalam bahasa pemrograman basic jelas for tidak dapat digantikan dengan while

Sebelumnya : Belajar pemrograman java if switch bagian 2

No Comments

Leave a Comment