K A N G A M E T

Loading

Selamat Datang di Blog ini. Semenjak merebaknya virus corona di Indonesia, beberapa wilayah mulai melakukan lockdown dan pemerintah menghimbau kepada setiap warga negaranya agar berdiam diri dirumah dan menerapkan social distancing untuk memutus rantai penyebaran virus ini

Hal itu berdampak dalam aktivitas sehari-hari seperti sekolah, kuliah, kantor yg terpaksa wajib dalam liburkan padahal cicilan hutang di pihak bank & leasing masih jalan terus hehe

Ketika berada pada rumah terkadang kita gundah mau melakukan hal bermanfaat apa yg menghasilkan, bagi blogger pemula misalnya saya.. Menulis artikel diblog eksklusif adalah cara menghabiskan saat yang paling efisien dan menguntungkan namun lantaran sudah 2 minggu lebih lockdown dirumah akhirnya mulai kehabisan inspirasi

Dari dalam gabut, iseng buka-buka buku materi perkuliahan pemrograman java dengan netbeans lalu saya mencoba mempraktekkannya

Siapa tau ada di antara kalian yang mendapatkan tugas dari dosen dengan tempo beberapa hari dan kebetulan praktek saya dirumah ini bisa sedikit membantu menyelesaikan tugas anda

Latihan menerjemahkan soal dengan program java

1. Menentukan bilangan ganjil genap , sebuah bilangan bulat dapat di tentukan sebagai bilangan genap jika bilangan tersebut habis dibagi 2 dan jika tidak habis dibagi 2 maka bilangan tersebut adalah ganjil

Source code :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

float bil1, hasil;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.println(“program ganjil genap helmykediri”);

System.out.println(“Masukkan bilangan=”);

bil1= scan.nextFloat();

if (bil1%2==0)

System.out.println(“Ini adalah bilangan genap”);

else if (bil1%2!=0)

System.out.println (“Ini adalah bilangan ganjil”);

}

}

Hasilnya:

Menentukan bilangan ganjil genap

2. Menentukan bilangan terbesar diantara dua buah bilangan, bagaimana menampilkan bilangan yang terbesar diantara kedua bilangan tersebut?

Source code :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

float bil1, bil2, terbesar;

System.out.println(“Menentukan bilangan terbesar helmykediri “);

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan bilangan 1= “);

bil1= scan.nextFloat();

System.out.print (“Masukkan bilangan 2= “);

bil2= scan.nextFloat();

terbesar= bil1;

if (terbesar < bil2)

terbesar=bil2;

System.out.print(“Bilangan terbesar adalah “+terbesar);

}

}

Hasilnya:

Menentukan bilangan terbesar

3. Buat program untuk memvalidasi nilai, jika nilai tersebut berada antara 0 sampai dengan 100 beri komentar “Absah” dan berikan komentar “tidak absah” untuk keadaan sebaliknya

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

float bil;

String ket1=”Absah”, ket2=”Tidak absah”;

System.out.println(“Menentukan bilangan absah atau tidak “);

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan bilangan= “);

bil= scan.nextFloat();

if (bil >= 0 && bil <=100)

System.out.print(ket1);

else

System.out.print(ket2);

}

}

Hasilnya:

program untuk memvalidasi nilai

4. Menentukan huruf kapital atau bukan, Buat program inputan karakter dari keyboard kemudian berikan keterangan karakter tersebut termasuk huruf kapital atau bukan

Source code :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

String str;

char karakter;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.println(“Masukkan huruf= “);

str= scan.nextLine();

karakter = str.charAt(0);

if (karakter >= ‘A’ && karakter <= ‘Z’)

System.out.println (“Ini huruf besar”);

else

System.out.println(“Ini huruf kecil”);

}

}

Hasilnya:

Menentukan huruf kapital atau bukan

Penjelasan sekilas :

Karena pembacaan karakter dilakukan melalui String maka pada inputan kita menggunakan str = scan.nextLine();

Selanjutnya kita isi char karakter dengan mengambil indeks ke 0 dari inputan string menggunakan karakter = str.charAt(0);

Berarti kalau dalam inputan str kita isi “JoNi” dan kita ambil indeks ke-1 yaitu “o” maka hasilnya adalah huruf kecil .. ngerti?

5. Menentukan tahun kabisat , buat data inputan keyboard kemudian tentukan apakah itu tahun kabisat atau bukan kabisat

Suatu tahun dapat dikatakan kabisat apabila memenuhi 2 hal berikut ini:

– Tahun tersebut habis dibagi 4, kita bisa menggunakan operator sisa bagi “%4=0”

– Atau, jika tahun tersebut tidak habis dibagi 100 maka tahun tersebut bukan kabisat tetapi kalau habis jika dibagi 400 berarti kabisat, gunakan operator “|” untuk memproses salah satu kriteria yang benar

Sekalian nambahin mengenai daftar dan fungsi operator logika dalam java:

* && (dan) = jika operand yang berada disebelah kiri salah maka operand sebelah kanan tidak akan diproses

* & (dan) = jika operand yang berada disebelah kiri salah maka operand yang berada di sebelah kanan tetap di proses

* || (atau) = Jika operand yang berada disebelah kiri bernilai benar maka operand sebelah kanan tidak diproses

* | (atau) = Jika operand yang berada disebelah kiri bernilai benar maka operand sebelah kanan tetap diproses

* ! = operator “tidak”

* ?: = operator kondisi memiliki efek seperti if : else

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int tahun;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan tahun= “);

tahun= scan.nextInt();

if (tahun %4!=0)

System.out.println (“Kabisat”);

else if (tahun %100==0 && tahun %400!=0)

System.out.println (“Bukan kabisat”);

else

System.out.println(“Kabisat”);

}

}

Hasilnya:

Menentukan tahun kabisat

6. Membuat program untuk menentukan predikat kelulusan dengan syarat

– IP 2,00 – 2,75 lulus memuaskan

– IP 2,75 – 3,50 lulus sangat memuaskan

– IP 3,50 – 4,00 lulus dengan pujian sangat memuaskan banget

Source code :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

double ip;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan ip= “);

ip= scan.nextDouble();

if (ip >= 2.00 && ip <=2.75)

System.out.println (“lulus sangat memuaskan”);

else if (ip >= 2.70 && ip <=3.50)

System.out.println (“Bukan kabisat”);

else if (ip > 3.50 && ip <= 4.00)

System.out.println (“lulus dengan pujian sangat memuaskan banget”);

else

System.out.println(“Data tidak valid”);

}

}

Hasilnya:

menentukan predikat kelulusan

7. Menentukan nama bulan dengan angka, buat program yang membaca data kode bulan dari keyboard dan kemudian menampilkan nama bulan

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int kdbulan;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan kode bulan(1-12) = “);

kdbulan= scan.nextInt();

if (kdbulan == 1)

System.out.println (“Januari”);

else if (kdbulan == 2)

System.out.println (“Februari”);

else if (kdbulan == 3)

System.out.println (“Maret”);

else if (kdbulan == 4)

System.out.println (“April”);

else if (kdbulan == 5)

System.out.println (“Mei”);

else if (kdbulan == 6)

System.out.println (“Juni”);

else if (kdbulan == 7)

System.out.println (“Juli”);

else if (kdbulan == 8)

System.out.println (“Agustus”);

else if (kdbulan == 9)

System.out.println (“September”);

else if (kdbulan == 10)

System.out.println (“Oktober”);

else if (kdbulan == 11)

System.out.println (“November”);

else if (kdbulan == 12)

System.out.println (“Desember”);

else

System.out.println(“Data tidak valid”);

}

}

Sorce code kalau menggunakan switch case :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int kdbulan;

String namabulan;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan kode bulan= “);

kdbulan= scan.nextInt();

switch (kdbulan){

case 1:

namabulan=”Januari”;

break;

case 2:

namabulan=”Februari”;

break;

case 3:

namabulan=”Maret”;

break;

case 4:

namabulan= “April”;

break;

case 5:

namabulan= “Mei”;

break;

case 6:

namabulan= “Juni”;

break;

case 7:

namabulan= “Juli”;

break;

case 8:

namabulan= “Agustus”;

break;

case 9:

namabulan= “September”;

break;

case 10:

namabulan= “Oktober”;

break;

case 11:

namabulan=”November”;

break;

case 12:

namabulan=”Desember”;

break;

default:

namabulan=”Salah”;

}

System.out.println(namabulan);

}

}

Hasilnya:

Menentukan nama bulan dengan angka

8. Menentukan jumlah hari, program yang meminta data bulan kemudian menampilkan jumlah harinya

Source code:

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int kdbulan;

String namabulan;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan kode bulan= “);

kdbulan= scan.nextInt();

if (kdbulan==2)

System.out.println(“Jumlah hari 28”);

else if (kdbulan ==1 || kdbulan==3 || kdbulan==5 || kdbulan==7 ||

kdbulan==8 || kdbulan==10 || kdbulan ==12)

System.out.println(“Jumlah hari 31”);

else if (kdbulan==4 || kdbulan==6 || kdbulan==9 || kdbulan==11)

System.out.println(“Jumlah hari 30”);

}

}

Source code pake switch :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int kdbulan;

String namabulan;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan kode bulan= “);

kdbulan= scan.nextInt();

switch (kdbulan) {

case 2:

System.out.println (“jumlah hari 28”);

break;

case 1:

case 3:

case 5:

case 7:

case 8:

case 10:

case 12:

System.out.println(“Jumlah hari 31”);

case 4:

case 6:

case 9:

case 11:

System.out.println(“Jumlah hari 30”);

default:

}

}

}

Hasilnya:

Menentukan jumlah hari

9. Seleksi java dengan string. Buat kamus untuk mengkonversikan tulisan one , two , three menjadi satu, dua, tiga. Kalau dimasukkan selain ketiga pilihan tersebut .. tampilkan pemberitahuan “Maaf, saya tidak tau”

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

String ktinggris, ktindo;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan kata inggris one/two/three= “);

ktinggris= scan.nextLine();

if (ktinggris.equals(“one”))

System.out.println(“satu”);

else if (ktinggris.equals(“two”))

System.out.println(“dua”);

else if (ktinggris.equals(“three”))

System.out.println(“tiga”);

else

System.out.println(“Maaf Saiya tydack tauw”);

}

}

Hasilnya:

 Seleksi java dengan string

* Anda tidak bisa menggunakan tanda sama dengan “=” untuk membandingkan string. Untuk kelas milik string kita menggunakan metode bernama equals()

Pemanggilan ktinggris.equals(“one”) menghasilkan nilai benar hanya kalau variabel ktinggris merujuk ke string berisi “one”

10. Menganggap huruf besar , kecil tetap dibaca sama. Baik itu one , ONE , OnE , oNE tetap dibaca “satu”

Source code:

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

String ktinggris, ktindo;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan kata inggris one/two/three= “);

ktinggris= scan.nextLine();

ktinggris=ktinggris.toLowerCase();

if (ktinggris.equals(“one”))

System.out.println(“satu”);

else if (ktinggris.equals(“two”))

System.out.println(“dua”);

else if (ktinggris.equals(“three”))

System.out.println(“tiga”);

else

System.out.println(“Maaf Saiya tydack tauw”);

}

}

Kita hanya perlu menambahkan subrutin ktinggris= ktinggris.toLowerCase(); artinya kita merubah semua inputan huruf menjadi kecil barulah di seleksi.. simpelkan?

11. Menentukan bilangan terbesar diantara tiga bilangan. Buat 3 inputan melalui keyboard lalu tentukan bilangan mana yang terbesar

Source code:

public static void main(String[] args) {

int x,y,z,besar;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan x= “);

x= scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan y= “);

y= scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan z= “);

z= scan.nextInt();

besar=x; // anggap x paling besar

if (x<y)

besar=y;

if (x<z)

besar=z;

System.out.println(“Yang terbesar adalah “+besar);

}

}

Source code 2 :

public static void main(String[] args) {

int x,y,z,besar;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan x= “);

x= scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan y= “);

y= scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan z= “);

z= scan.nextInt();

if (x>y && x>z)

besar=x;

else if (y>x && y>z)

besar=y;

else besar=z;

System.out.println(“Yang terbesar adalah “+besar);

}

}

Hasilnya:

bilangan terbesar diantara tiga bilangan

12. Buat program inputan nilai ujian, jika nilainya lebih besar atau sama dengan 60 tampilkan keterangan “Lulus” dan jika nilainya kurang dari 60 tampilkan keterangan “Tidak Lulus”

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int nilai;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan nilai= “);

nilai=scan.nextInt();

if (nilai >=60)

System.out.println(“Lulus”);

else

System.out.println(“Tidak Lulus”);

}

}

Hasilnya:

predikat kelulusan

13. Buat program untuk menghitung nilai absolut, jika data yang dimasukkan -6 maka hasilnya berupa 6 dan kalau dimasukkan 6 maka hasilnya juga berupa 6. Absolut adalah nilai yang selalu positif

Source code :

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int x;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan x= “);

x=scan.nextInt();

x= Math.abs(x);

System.out.println(x);

}

}

Hasilnya:

menghitung nilai absolut

14. Buat program yang meminta bilangan bulat dimasukkan dari keyboard dan kemudian menghasilkan informasi sebagai berikut

a) “Negatif” kalau nilainya kurang dari nol

b) “Nol” kalau nilainya sama dengan nol

c) “Positif” kalau nilainya lebih dari nol

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

float nilai;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan nilai= “);

nilai=scan.nextFloat();

if (nilai <0)

System.out.println(“Negatif”);

else if (nilai == 0)

System.out.println(“Nol”);

else

System.out.println (“Positif”);

}

}

Hasilnya:

kalau nilainya kurang dari nol

15. Berdasarkan data berikut:

  • 1= TVRI
  • 2= RCTI
  • 3= SCTV
  • 4= ANTV
  • 5= Indosiar
  • 6. MetroTV

Buat program yang mula-mula meminta nomor saluran dari keyboard kemudian menampilkan nama stasiun TV

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int input;

String saluran;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan Channel (1-6)= “);

input=scan.nextInt();

switch (input){

case 1:

saluran= “TVRI”;

break;

case 2:

saluran = “RCTI”;

break;

case 3:

saluran= “SCTV”;

break;

case 4:

saluran= “ANTV”;

break;

case 5:

saluran= “Indosiar”;

break;

case 6:

saluran= “MetroTV”;

break;

default:

saluran=”Tidak ada”;

}

System.out.println(“Nama saluran= “+saluran);

}

}

Source code 2:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int input;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan Channel (1-6)= “);

input=scan.nextInt();

if (input==1)

System.out.println(“TVRI”);

else if (input==2)

System.out.println(“RCTI”);

else if (input==3)

System.out.println(“SCTV”);

else if (input==4)

System.out.println(“ANTV”);

else if (input==5)

System.out.println(“Indosiar”);

else if (input==6)

System.out.println(“MetroTV”);

else

System.out.println(“Tidak valid”);

}

}

Hasilnya :

16. Data berikut mencantumkan nama-nama lapisan udara berdasarkan letak ketinggian dari permukaan bumi:

* 0 < tinggi < 10 km = Troposper

* 10 < tinggi < 40 km = Stratosfer

* 40 < tinggi < 70 km = Mesosfer

* 70 < tinggi < 400 km = Termosfer

* Tinggi > 400 km = Eksosfer

Source code;

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int tinggi;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan Tinggi Km= “);

tinggi=scan.nextInt();

if (tinggi<=0 && tinggi <10)

System.out.println(“Troposfer”);

else if (tinggi >=10 && tinggi < 40)

System.out.println(“Stratosfer”);

else if (tinggi >=40 && tinggi <70)

System.out.println(“Mesosfer”);

else if (tinggi <=70 && tinggi < 400)

System.out.println(“Termosfer”);

else if (tinggi>400)

System.out.println(“Eksosfer”);

}

}

Hasilnya:

nama-nama lapisan udara

17. Buat program yang menerima masukan panjang ketiga sisi segitiga yang hasilnya berupa keterangan

a) “Sama sisi” kalau ketiganya sama

b) “Sama kaki” kalau keduanya sama

c)”Semua berbeda” kalau ketiganya berbeda

Source code:

package javaapplication5;

import java.util.Scanner;

public class JavaApplication5 {

public static void main(String[] args) {

int sisi1, sisi2, sisi3;

Scanner scan = new Scanner (System.in);

System.out.print(“Masukkan sisi 1 = “);

sisi1=scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan sisi 2 = “);

sisi2=scan.nextInt();

System.out.print(“Masukkan sisi 3 = “);

sisi3=scan.nextInt();

if (sisi1 == sisi2 && sisi3 == sisi2)

System.out.println(“Sama sisi”);

else if (sisi1 == sisi2 || sisi3 != sisi2 || sisi1 != sisi3)

System.out.println(“Sama kaki”);

else if (sisi1 != sisi2 && sisi2 != sisi3)

System.out.println(“Semua sisi berbeda”);

}

}

Hasilnya:

masukan panjang ketiga sisi

Demikian saya akhiri praktikum latihan pemrograman java dengan netbeans kali ini, semoga bermanfaat. Apabila ada yang ingin ditanyakan silahkan meninggalkan komentar melaluui form disqus dibawah ini. Sekian dan terimakasih

Sebelumnya : Belajar pemrograman java bagian 1

No Comments

Leave a Comment