K A N G A M E T

Loading

Selamat Datang di Blog ini.  Sebagai pengguna ponsel android tentunya anda sendiri sudah tahu bahwa kebanyakan ponsel android keluaran terbaru saat ini sudah memakai teknologi baterai tanam atau biasa disebut dengan baterai non removable yang artinya baterai tidak dapat di lepas seperti ponsel jaman dulu.

Canggihnya perkembangan teknologi seperti ini tentu bukan hanya membawa kelebihan tersendiri buat produk smartphone dalam era modern melainkan pula memunculkan beberapa kekurangan yang poly dirasakan pengguna, terlebih sang mereka yang memakai smartphone secara tidak ?Normal? Yg menyebabkan beterai tanam menjadi cepat kembung. Adapun penyebabnya relatif majemuk mulai berdasarkan kurangnya perawatan hingga galat pada pemakainnya sendiri.

Penggunaan ponsel android yg berlebihan bukan hanya berdampak dalam kinerja ponsel tetapi jua dalam syarat baterai tanam yang semakin hari mengalami penurunan fungsionalitas, maka nir heran jika setiap kali anda mempunyai smartphone akan selalu terdapat pedoman untuk menjaga kesehatan baterai, khususnya pada smartphone brand Samsung. Disana tertulis banyak sekali cara perawatan baterai supaya masa pakainya lebih tahan lama .

Penyebab baterai ponsel tanam menggembung itu bisa dikarenakan poly hal, bagi anda yang bertanya-tanya menggunakan warta ini silahkan pribadi saja simak ulasannya dibawah ini.

Apa Sih Penyebab Baterai Tanam Menggembung ?

Apabila bertanya tentang alasan penyebab baterai tanam menggembung, maka kami berikan jawabannya, yaitu :

Penggunaan smartphone “ Tidak  Normal “

Memiliki ponsel android memang sesuatu yang menyenangkan karena semua hal bisa kita lakukan hanya berbekal ponsel saja seperti, bermain games hingga streaming film pun bisa dilakukan dengan  mudah dan efisien. Sayangnya karena fitur ponsel android yang terbilang lengkap membuat pengguna lupa menyadari bahwa setiap ponsel adalah mesin yang mana membutuhkan istirahat.

Jadi penggunaan yang berlebihan dalam waktu 1 hari full adalah penyebab utama kenapa baterai ponsel bisa menggembung, terlebih lagi saat kami katakan penggunaan tidak normal yang berarti pemakaiannya sendiri terbilang cukup ekstrim seperti bermain games sambil di charger atau share wifi melalui fitur thetering lebih dari 7 jam nonstop sambil dicharger

Tidak memahami jenis baterai

Secara umum baterai smartphone android itu di bagi menjadi 2 jenis yang jarang sekali di ketahui oleh para pengguna, menurut mereka memperlakukan kedua jenis baterai dengan cara yang sama itu sudah benar adanya sehingga tidak memperdulikan lagi masa pakai baterai ke depannya.

2 Jenis baterai pada hp android yang kami maksudkan disini adalah seperti Li-Po dan Li-on yang mana keduanya sendiri cukup berbeda baik dari segi perawatan hingga jangka masa pakainya.

Contoh untuk baterai Li-Ion ini akan berhenti mengisi daya secara otomatis jika baterai sudah penuh 100% sehingga anda tidak perlu khawatir jika lupa mencabut charger dalam waktu tertentu, sedangkan untuk Li-Po adalah jenis baterai yang faktanya harus segera di isi daya ketika kapasitas daya baterai sudah di angka 40%.

Masing-masing baterai memang memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga anda harus pintar -pintar untuk menyikapinya.

Kelebihan dan kekurangan baterai ponsel

Li-Ion

Li-Po

Menyimpan daya listrik lebih banyak

Lebih cepat penuh saat pengisian

Mudah dirawat

Ramah lingkungan dan tahan lama

Harganya lebih murah dibanding lipo

Harganya lebih mahal dibanding li-ion

Tidak tahan terhadap suhu panas

Mudah rusak apabila chargernya tidak original

Terlalu lama charger dapat mengurangi kapasitas baterai

Membiarkan sumberdaya kosong dapat merusak baterai

Mudah meledak, jangan dibanting

Tidak mudah terbakar

Siklus hidup 500 kali charger

Siklus hidup 1000 kali charger

Pemakaian charger replika / KW

Memakai charger bukan bawaan untuk mengisi daya baterai ponsel memang bisa dikatakan cukup berbahaya terlebih lagi dampaknya jelas mempengaruhi fungsionalitas kinerja baterai itu sendiri.

Pernah ada kasus smartphone meledak karena suhu baterai yang terbilang panas akibat di cas menggunakan charger bukan bawaan atau aksesoris yang biasa ditemukan di toko hp. Padahal kalau anda ingin tahu, charger bawaan itu sudah di setting untuk output sesuai dengan kapasitas yang bisa diterima oleh baterai, kalau anda memakai charger bukan bawaan jelas outputnya bisa berbeda dan itu bisa berpengaruh terhadap suhu baterai.

Efeknya selain hp meledak juga bisa menyebabkan port charger USB gosong/meleleh

Suhu ponsel panas

Jenis baterai Li-ion saat ini banyak digunakan pada perangkat smartphone , tablet maupun laptop. Bentuk baterai Li-ion adalah kotak dan mampu menampung sumberdaya dalam jumlah besar meski terbatas/cepat habis

Sayangnya, kelemahan baterai Li-ion adalah materialnya mudah terbakar dan baterai tersebut hanya menggunakan pembatas yang tipis dari logam, sehingga apabila berada pada suhu panas yang tinggi .. rentan mengalami kerusakan yang merusak sel baterai , membuat baterai menjadi kembung maupun meledak akibat kesalahan reaksi kimia seperti yang pernah terjadi pada produksi gagal baterai Samsung Galaxy Note 7

Jika ponsel anda digunakan secara nonstop untuk melakukan pekerjaan berat, dapat menyebabkan suhu panas meningkat dan tentu saja pengaruhnya akan berdampak pada baterai yang menggunakan jenis Li-ion tersebut

Kebiasaan yang tidak dapat dilepaskan

Selanjutnya yang sudah menjadi kebiasaan sejak dulu ketika hp sedang di charger tetapi selalu di pakai untuk kegiatan lain seperti bermain games, mendengarkan musik, menonton video hingga mengakses layanan sosial media.

Padahal kalau anda ingin tahu, ponsel yang sedang dalam posisi di charger akan fokus ke pengisian daya baterai, tetapi ketika di pakai untuk kegiatan lain maka sumber daya akan terbagi dan itulah kenapa kalau anda bermain games atau melakukan kegiatan lain pada saat hp sedang di charger, baterai tidak akan kunjung penuh 100%.

Ponsel basah karena air

Ini terjadi pada ponsel ibu saya baru-baru ini yang nampak baterai tanamnya menggembung dari belakang (seperti ada benjolan di casing bagian belakang), padahal ponsel tersebut bisa dikatakan masih baru, setelah ditelusuri penyebabnya.. ibu saya bercerita kalau sebelum itu ponselnya pernah basah akibat ketumpahan air susu di meja namun tetap digunakan seperti biasa karena ponsel tersebut masih menyala

Namun setelah beberapa hari, tiba-tiba ponselnya mati dan nampak dibagian belakang muncul tonjolan dari dalam (menggembung). Setelah dibawa ke service center untungnya mengganti baterai tanam biayanya tidak terlalu mahal sekitar 150ribuan dan setelah diganti ponsel tersebut bisa digunakan kembali dengan normal

Komponen baterai melemah

Terakhir.. penyebab baterai ponsel tanam yang seringkali menggembung adalah, adanya komponen baterai yang rusak atau sudah melemah sehingga mau tidak mau memang harus diganti dengan yang baru. Mungkin anda akan kesulitan jika mengganti baterai tanam sendiri, alangkah baiknya apabila ponsel masih dalam masa garansi bisa di perbaiki langsung ke service center resminya

Dari semua kebiasaan yang sudah kami tuliskan diatas sudah tidak dapat di pungkiri lagi kalau penggunaan masing-masing iniu berbeda-beda, ada yang memakai hp secara intens ataupun pemakaian hp yang terbilang jauh dari kata ekstrim.

Itulah yang mengakibatkan beberapa smartphone dengan baterai tanam atau Non Removable cepat menggembung dalam jangka waktu beberapa bulan setelah pemakaian, tetapi anda tidak perlu khawatir karena meskipun baterai tersebut tanam, tetap masih bisa diganti dengan membawanya langsung ke Service Center. Namun sebelum itu, silahkan coba beberapa tips dibawah ini untuk memperbaiki baterai ponsel yang menggembung.

Tips Memperbaiki Baterai Ponsel Yang Menggembung

Memang ada baiknya anda langsung membawa baterai yang menggembung ke service center, itupun jika baterai masih dalam masa garansi sehingga biaya pergantian atau service tidak terlalu mahal. Tetapi kalau lokasi service center cukup jauh dari kota anda, silahkan coba beberapa panduan memperbaiki baterai ponsel yang menggembung di bawah ini.

1. Langkah pertama silahkan anda buka casing belakang ponsel, kalau pada ponsel baterai tanam biasanya harus di buka secara paksa karena casing seperti di lem sehingga tidak bisa dibuka seperti ponsel pada umumnya “ baterai removable “.

2. Selanjutnya anda bisa menyiapkan jarum terlebih dahulu, usahakan jarum jahit yang ukurannya paling kecil.

3. Bilamana anda sudah cukup yakin, silahkan tusukkan jarum pada bagian baterai yang menggembung dan kempiskan dengan cara menekan permukaan baterai dengan jari secara merata. Pastikan pada saat menusuk bagian yang menggembung lakukan secara perlahan agar tidak merusak komponen di dalamnya.

4. Selesai, sekarang baterai pada ponsel yang menggembung sudah kembali normal, lanjutkan dengan menutup casing ponsel dengan memakai lem yang kuat tetapi tidak mengikis komponen ponsel.

Baca juga: Ciri-ciri baterai smartphone yang rusak

Dengan memakai cara diatas, anda tidak perlu repot-repot untuk pergi ke service center yang lokasinya jauh dari kota. Tetapi untuk lebih amannya kami sangat menyarankan dan jika memungkinkan untuk pergi ke service center sesuai dengan merk ponsel anda.

Sampai disini dulu informasi dari kami mengenai penyebab baterai tanam “ non removable “ seringkali menggembung, semoga apa yang kami sampaikan kali ini bisa memberikan informasi tambahan terlebih untuk anda sebagai pengguna ponsel android yang sedang mengalami masalah pada baterai. Sekian dan terimakasih.

Oleh helmykediri.com

No Comments

Leave a Comment