K A N G A M E T

Loading

Selamat Datang di Blog ini,

Teknologi telepon genggam sudah mengalami perubahan berdasarkan yang awalnya feature phone menggunakan fungsi terbatas contohnya sms , telepon , mms dan internet sekarang berkembang pesat menjadi smartphone (ponsel cerdas) yg memiliki poly fungsi contohnya kamera , internet berkecepatan tinggi , teknologi wifi charging , launcher , hotspot portable , gps dll

bila membandingkan ketahanan baterai antara smartphone menggunakan feature pastinya berbeda jauh yaa , dulu waktu masih jamannya gunakan feature phone bisa digunakan buat main game space impact hingga 8 jam jika sekarang asal daya baterai smartphone normal hanya bisa bertahan selama tiga jam pemakaian saja.

Baterai menggembung bukan disebabkan sang kualitas baterai yang semakin menurun meski beberapa asal mengungkapkan pengembangan baterai smartphone berhenti karena para vendor smartphone ternama hanya penekanan mengembangkan komponen lain misalnya kamera , grafis layar , keyboard dsb selain itu teknologi smartphone kini ini bekerja lebih keras

Beberapa aplikasi yang selalu mencoba terhubung ke internet diantaranya whatsapp , messenger , instagram , facebook lite , gmail dan masih banyak lagi aplikasi yang selalu mencoba terhubung ke internet meski ponsel dalam keadaan disconnect

Salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna smartphone adalah masalah baterai yang cepat habis dan biasanya dibarengi dengan kondisi baterai yang menggembung

Oleh sebab itu pada postingan kali ini Blog ini akan memberikan tips mencegah agar baterai smartphone tidak kembung dan bocor

Penyebab baterai smartphone menggembung

Dulu saat eranya feature phone sekitar tahun 2006-2008 para pengguna ponsel percaya bahwa jika baterai ponsel mereka menggembung maka solusinya adalah memasukkannya kedalam freezer dan tips ini sudah ramai dibahas diberbagai forum sejak saat itu

6 cara mencegah baterai smartphone menggembung

Baterai menggembung sendiri merupakan istilah untuk menjelaskan kondisi baterai ponsel yang secara fisik memang menggembung alias membesar , terkadang kondisi baterai menggembung menyebabkan casing ponsel tidak bisa menutup dengan sempurna

Kondisi baterai menggembung juga sangat berpengaruh terhadap lamanya daya tahan penggunaan ponsel setelah dicharger

Jenis baterai yang terkenal sering menggembung adalah merek Lithium-ion , jenis baterai ini digunakan pada rata-rata merek smartphone yang beredar saat ini. Bahan-bahan didalam baterai Li-ion inilah yang dianggap sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan mudah menggembung saat pemakaian tidak wajar

Penyebab beterai menggembung secara umum dikarenakan adanya kelebihan daya, sel-sel didalam baterai sudah dalam kapasitas penuh mengikat arus listrik tetapi arus listrik tetap mengalir melalui stop kontak sehingga memicu kerusakan sel baterai dan menjadi kembung

Banyak sumber menyebutkan bahwa jenis baterai Lithium-ion memiliki reaksi buruk saat kelebihan muatan, reaksi inilah yang menyebabkan sel-sel didalam baterai menjadi panas / overheat dan menyebabkan ukuran baterai membesar. Apalagi jika smartphone berada pada lingkungan yang panas

Untuk mengatasi masalah ini beberapa smartphone keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan fitur pemutus daya otomatis , jadi ketika smartphone dicharger sampai penuh 100% otomatis pengisian daya akan diputus sehingga tidak menyebabkan muatan arus listrik berlebihan

Cara mencegah baterai smartphone kembung

Kondisi baterai kembung bisa terjadi setelah 2-3 bulan cara pemakaian yang salah , pengguna harus segera mengganti baterai untuk mempertahankan fungsionalitas smartphone jangan sampai ketika sedang berada diluar ruangan tiba-tiba smartphone mati karena kebocoran daya

Penggunaan baterai yang sudah bocor pada smartphone bisa berakibat buruk pada performanya juga membahayakan komponen sensitif didalam ponsel , bayangkan saja jika saat sedang bekerja tiba-tiba komponen kehilangan arus daya tanpa melalui proses shutdown yang benar

Lama-lama bisa memicu bootlop hingga rusaknya smartphone android kesayangan anda

Harga baterai smartphone KW memang tidak begitu mahal antara 80-100 ribuan meskipun agak susah mencari baterai smartphone yang versi original

Untuk itu anda harus menjaga baterai smartphone anda baik-baik dengan memperhatikan hal-hal yang menyebabkan baterai smartphone menggembung dan menghindarinya :

1. Jangan sampai smartphone overheat

Smartphone yang digunakan secara terus menerus misal untuk thetering wifi selama 3 jam sambil dicharger pasti menyebabkan overheat / bagian belakang ponsel terasa panas.

Bahkan tanpa digunakan sekalipun smartphone bisa mengalami overheat misal ketika perangkat elektronik tersebut anda letakkan didalam mobil yang suhunya panas atau tidak sengaja terjemur sinar matahari pastinya hal ini akan menyebabkan kerusakan baterai secara bertahap

Bermain game secara terus menerus juga bisa menyebabkan overheat . Fungsi kamera yang menyala namun tidak disadari pemilik ponsel juga bisa memicu overheat

Hal itu karena sensor pada kamera memaksa fungsi processor untuk menampilkan citra gambar dengan cepat. Itulah sebabnya anda harus memperhatikan suhu ruangan , penggunaan aplikasi dan aktivitas dengan ponsel

2. Jangan gunakan smartphone saat dicharger

Semua pengguna ponsel baik feature phone hingga smartphone pasti sudah tahu kalau menggunakan ponsel sambil dicharger menyebabkan baterai menggembung dengan lebih cepat, ini terjadi karenakan proses pengisian daya dan konsumsi daya terjadi dalam waktu bersamaan

Sebenarnya meskipun ponsel dalam keadaan wake lock ( layarnya mati ) , ketika dicharger kondisinya akan tetap hangat apalagi kalau terhubung ke paket data pasti suhunya akan lebih panas

Meski demikian masih banyak pengguna smartphone yang mengabaikan larangan ini padahal bermain smartphone sambil dicharger itu buruk karena menyebabkan baterai menggembung dan memicu bahaya ponsel meledak khususnya ponsel kualitas KW/baterai KW/penggunaan charger KW

Baca juga : Penyebab smartphone meledak

Dulu saya sering bermain game sambil mencharger ponsel , alhasil tidak butuh waktu lama baru sebulan pemakaian sudah terlihat kapasitas penyimpanan baterai ngedrop karena dalam keadaan normal smartphone hanya mampu bertahan selama 1 jam saja

Tinggal menunggu waktu sampai menggembung dan tidak muat lagi ditempatnya

Untungnya beberapa smartphone keluaran terbaru sudah dilengkapi teknologi fast charging (charging dalam waktu singkat) sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama , kemudian fitur pemutus daya otomatis juga bermanfaat untuk mencegah kebocoran baterai meski demikian pengguna harus tetap mengistrirahatkan ponselnya saat dicharger

3. Membiarkan baterai kosong dan mati

Beberapa pengguna ponsel memang membiarkan baterai smartphone mereka kosong dan mati , itu terkadang diperlukan saat proses kalibrasi layar atau kalibrasi baterai dengan tujuan melihat kondisi yang sebenarnya antara indikator persentase baterai dengan jumlah energi yang disimpan didalam baterai

Tetapi jangan lakukan kalibrasi pada baterai smartphone android terlalu sering , maksimal sebulan sekali saya rasa sudah cukup tidak perlu sampai berkali-kali

Keseringan membiarkan baterai smartphone habis dan merechargernya membuat pengisian daya baterai menjadi lebih lama ketimbang biasanya, ini dikarenakan arus daya akan meregenerasi sel-sel didalam baterai sehingga memicu terjadinya kerusakan sel

Ini berbahaya untuk baterai maupun smartphone itu sendiri jadi jangan terlalu sering melakukan kalibrasi meski tujuannya baik

4. Jangan charger baterai semalaman

Melakukan charger secara terus menerus pada smartphone yang tidak dilengkapi dengan fitur pemutus daya otomatis memicu terjadinya overheat dan kondisi panas dari baterai akan menyebar keseluruh permukaan smartphone sehingga menyebabkan overheat berkepanjangan

Memang smartphone canggih rata-rata sudah dibekali auto-cut-off saat daya baterai terisi penuh meski demikian memperhatikan tatacara charger yang baik dan benar adalah prioritas jika anda ingin menghindari kasus baterai menggembung

5. Gunakan charger asli

Setiap charger ponsel memiliki kapasitas daya yang bisa diterima oleh adapter ponsel, tetapi beda kasusnya kalau pengguna membeli charger KW yang harganya 15 rebuan. Meskipun disana jelas-jelas tertulis daya yang sama misal 5V tetapi karena produknya KW arusnya cenderung tidak stabil

Terkadang tinggi terkadang rendah yang justru dapat merusak sel-sel didalam baterai termasuk membuat adapternya gosong karena mencoba menyesuaikan tegangan listrik

Salah satu cara membedakan antara charger asli dan kw bisa dilihat dari segi harga, saat anda membeli charger dikonter pastikan untuk meminta produk original bukan KW

Agak sedikit mahal mungkin 50% lebih mahal ketimbang produk KW namun hal ini akan menjaga baterai smartphone anda tetap awet

Baca juga : Hal terlarang yang dilakukan saat charger ponsel

6. Hindari tempat yang panas

Kondisi suhu yang panas bisa menyebabkan baterai smartphone menggembung dan bocor oleh sebab itu pengguna harus menghindari tempat-tempat yang dapat memicu terjadinya overheat

Saya pernah meninggalkan smartphone didalam mobil dan hasilnya smarthone benar-benar panas

Hindarkan pula smartphone dari barang-barang elektronik lainnya seperti kulkas, microwive , cpu , radio intinya perangkat yang memancarkan sinar radiasi tinggi

Lakukan ke-6 tips diatas untuk menghindari masalah baterai smartphone menggembung dan bocor

Suhu ideal untuk smartphone adalah didalam ruangan antara 16-22 derajat celcius artinya baterai android akan overheat ketika berada didalam ruangan dengan suhu lebih tinggi  dari 35 derajat celcius

Apa yang bisa dilakukan dengan baterai yang menggembung?

Tidak ada yang bisa anda lakukan meskipun memasukkan baterai kedalam kulkas itu tidak berarti apapun , kondisi baterai menggembung berpotensi mengeluarkan zat-zat beracun yang berbahaya bagi manusia, dalam beberapa kasus baterai bocor memicu keluarnya asap (ngobos) dan tidak menuntut kemungkinan saat terpicu dengan suhu yang panas akan meledak

Jika baterai smartphone android anda sudah nampak menggembung silahkan beli baterai baru yang original , percuma juga beli baterai kualitas KW karena biasanya tidak akan bertahan lama

Memang pada dasarnya usia baterai pada smartphone android itu terbatas , demi menjaga performanya cobalah mengganti baterai secara rutin setiap 7-8 bulan sekali

Kalau masih dalam masa garansi silahkan ditukar bilang saja baterainya mulai ngedrop , kalau tidak bisa claim garansi silahkan beli baru dan buang baterai lama tapi jangan dibuang sembarangan

Sebaiknya dikubur didalam tanah, jangan dipalu – dibakar – apalagi dibuang dijalan karena berpotensi meledak

Bagaimana untuk kasus baterai non removable alias baterai tanam ? silahkan dibongkar atau anda bisa menyerahkan urusan penggantian baterai tanam langsung pada ahlinya

Jangan percaya kalau ada blog yang menyarankan untuk memasukkan baterai menggembung kedalam kulkas , itu cuma mitos belaka sejak era feature phone jaman saya masih SD kelas 6 sekitar tahun 2006 jaman belum banyak orang yang mengenal internet dan bahkan blog www.helmykediri.com belum ada. Jadi , sedikit informasi seputar hp akan menyebar dengan cepat meskipun itu hanya tips yang dikarang oleh sebagian orang

Demkian postingan mengenai 6 tips mencegah baterai smartphone android menggembung dan bocor , intinya jaga selalu kondisi suhu smartphone agar jangan sampai overheat berlebihan

Panas berlebihan juga bisa disebabkan oleh casing smartphone (slim) atau casing yang terbuat dari besi yang menghantarkan arus panas . Jika anda memiliki tips lain yang dirasa lebih berfaedah jangan sungkan membagikan melalui kolom komentar dibawah

No Comments

Leave a Comment